Rabu, 04 Maret 2015

Dasar Hukum, Akta Pendirian, dan Badan Hukum Asosiasi Avsec Indonesia

Alhamdulillah...
Atas Rahmat Tuhan Yang Maha Esa.
Setelah Perjuangan hampir satu tahun lamanya mengurus perizinan dan Badan Hukum Asosiasi Avsec Indonesia yang melelahkan, Akhirnya Asosiasi Avsec Indonesia mendapatkan legalitas dan berhak bertindak sesuai Badan Hukum yang termaksud dalam wilayah Republik Indonesia.

1. Dasar Hukum - UNDANG-UNDANG NO 21 TAHUN 2000 TENTANG KEBEBASAN BERSERIKAT DAN BERKUMPUL.

2. Akta Pendirian - RIZKI MEUTHIA SH.,  MKn. Nomor 02.10.02.2015.

3. Badan Hukum - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0000274.AH-01.07. TAHUN 2015.

Ketua Umum dan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Avsec Indonesia Mengucapkan Terima Kasih atas partisipasi yang telah diberikan baik berupa dana, waktu, pemikiran dll.
Selanjutnya salinan keputusan akan disampaikan kepada Direksi Operator Bandar Udara, Menteri Perhubungan Republik Indonesi dan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.

"SALLAM AVSEC INDONESIA"

Foto :



Sabtu, 28 Februari 2015

Antara Istri, Koran dan Ipod

Istri : Pa, tolong ambilin koran itu dong. Suami: Ah, kamu ini... Dunia udah semaju sekarang, semua udah serba digital, kamu masiiih aja baca koran. Nih, pake aja iPad-ku. 
Lalu sang istri menggunakan iPad tersebut untuk memukul kecoa di lantai. Suami-pun pingsan..

Moral of the story: What ever wife asks, just give

Buahahahahaha....
rty.

@iaa 2015.

Jumat, 27 Februari 2015

Penumpang Lion air Bawa 8 Bungkus Shabu Tertangkap Avsec

TANGERANG-Seorang penumpang maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0770 tujuan Manado dari Bandara Soekarno-Hatta ditangkap petugas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta.Penyebabnya, pria berinisial AK asal Manado itu membawa sabu di dalam celana dalam-nya sebanyak delapan bungkus yang disimpan di dalam plastik bening.Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Guntur M Thariq mengatakan, pelaku didapati membawa sabu setelah petugas dariAviationSecurity(Avsec) Bandaramelakukan pengecekan terhadap tubuh pelaku.“Ada kelihatanngejendol, kita meminta agar Avsec jeli terhadap bawaan penumpang domestik. Petugas Avsec pun memeriksanya, dan didapati sabu,” ujar Guntur, Kamis (26/2).Guntur menerangkan,Bandar narkotika saat ini mencoba untuk mengelabui petugas dengan menggunakan jalur domestik. Karenanya, petugas Satuan Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta memantau terus gerak-gerik penumpang yang mencurigakan. “Ini bukan soal jumlah narkotika-nya. Tetapi bagaimana modus mereka beralih ke penerbangan domestic,” terang Guntur. Setelah menangkap AK, petugas kemudian melakukan pengembanganterhadap jaringan pemilik sabu tersebut.Wakasat Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Subakti mengatakan, tiga pelaku lain diatas tersangka AK berhasil ditangkap di sebuah tempat kos yang berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.Dari hasil penyelidikan bahwa narkotika golongan satu itu adalah titipan tersangka S, R dan seorang janda beranak satu berinisial Y.“Pelaku menitip sabu tersebut untuk seorangbandar lain di Manado berinisial I alias J. Saatini kami masih melakukan pemburuan terhadap tersangka I alias J ,” ujar Subakti.Subakti mengatakan, AK yang didapati menyimpan sabu di karet celana dalamnya itu terlihat santai saat melintasi pemeriksaan petugas Avsec. Dia tak menyangka kalau petugas akhirnya memeriksa tubuhnya.“Karena memang biasanya kan memeriksanya hanya menggunakan metal detektor, kini kita meminta Avsec periksa seluruh tubuh, “ ujar Subakti.Sementara itu, AK saat ditanya petugas mengaku dirinya baru sekali melakukan penyelundupan sabu. Itu pun kata dia, dirinyatidak diberi uang jasa kurir. “Hanya dibiayai tiket gratis saja, soalnya saya sudah lama tidak pulang ke kampung halaman,” terangnya. ryt.

Teks Dan foto : Tangerangnews.com