Sinergi...to be World Class Airport

Sinergi...to be World Class Airport
Sinergi...to be World Class Airport

Senin, 28 Maret 2011

Petugas Avsec Bandara Sultan Iskandar Muda Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Ganja

BANDA ACEH-Petugas Keamanan Bandara (Aviation Security/Avsec) Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh, menggagalkan upaya penyeludupan 20 kg ganja yang akan dibawa menggunakan pesawat Lion Air tujuan Aceh-Jakarta. Namun pemilik barang haram tersebut tidak bisa dilacak.

"Ganja itu dapati petugas saat melakukan pemeriksaan x-ray di pintu masuk keberangkatan. Hingga sekarang belum diketahui siapa pemiliknya," kata General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) cabang Bandara SIM Aceh, Basuki Mardianto dalam siaran pers yang diterimadetikcom, Senin (28/3/2011).

Menurut Basuki, kecurigaan petugas Avsec muncul ketika tampilan di layar monitor menunjukkan paket yang berbentuk kotak-kotak tersebut. "Petugas cukup familiar dengan bentuk paket bungkusan ganja itu, karena pernah menemui kasus serupa beberapa waktu sebelumnya," ujar Basuki.

Merasa curiga, paket dalam tas hitam itu pun dibuka. Dan benar, ternyata isinya adalah 19 bungkus ganja yang totalnya mencapai 20 kg terbalut kertas karbon. 

"Ganja tersebut disembunyikan dengan barang-barang lain agar tidak tampak," lanjut Basuki.

Menurutnya, paket itu rencananya akan diselundupkan pelaku menggunakan Lion
Air dengan nomor penerbangan JT 0397 JN tujuan Jakarta yang akan terbang pukul 06.40 WIB. Dalam tiket tertera atas nama Madun, tapi yang membawa tas itu saat pemeriksaan adalah porter.

Setelah mengetahui keberadaan barang haram tersebut, petugas Avsec Bandara SIM segera berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk mencari pelaku. Namun sayang, pelaku yang menurut keterangan porter bercirikan bertubuh pendek dan berkulit legam itu hilang entah ke mana.

"Mungkin dia memantai dari kejauhan dan langsung kabur saat mengetahui upayanya digagalkan petugas Avsec. Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Barang bukti juga sudah kamis serahkan ke Polisi," pungkas Basuki. detikNews.Com